Ps Kanit Binmas Aiptu Nuryanti dan Ps Kanit Humas Aiptu Retno S Polsek Gunungjati Polres Ciko, rutin pengecekan Kampung Tohaga Lodaya di desa Adidharma Kec.Gunungjati

POLRES CIKO,-  Ps Kanit  Binmas Aiptu Nuryanti  dan Ps Kanit Humas  Aiptu  Retno S  Polsek Gunungjati Polres Cirebon Kota  telah melaksanakan kegiatan kontrol dan pengecekan Kampung Tohaga Lodaya di desa Adidharma  Kec.Gunungjati. Kegiatan kontrol dan mengecek Tanaman  Hidroponik  yang baru selesai di panen  kemudian ditanami  lagi dengan benih yg baru, benih yang baru  dipindahkan ketempat yg kosong  berupa benih  Kangkung, pokcay ,sawi hijau, cabe, kangkung dan babykailan  hasil panen sebagian di jual hasilnya digunakan untuk pembelian benih    dan sebagian dibagikan ke masyarakat yang membutuhkan Minggu (02.08.20), jam 10.00

Kapolres Cirebon Kota, AKBP Syamsul Huda, S.Ik, SH, M.Si melalui Kasubag Humas Iptu Ngatidja, SH.MH menuturkan” kegiatan monitoring yang dilaksanakan adalah untuk mengharapkan Peran aktif masyarakat dalam mencegah penularan Covid-19 membuat Kampung Tangguh Lodaya (KTL)  tersebut tak ada lagi yang positif Covid-19. Ungkapnya.

Menurut AKBP Syamsul Huda, S.Ik, SH, M.Si, program Kampung Tangguh Lodaya (KTL) adalah program Kapolri dalam upaya meningkatkan kesehatan masyarakat dalam menghadapi pandemi Covid-19 dan menuju adaptasi kebiasaan baru (AKB).

“Kita juga terus mengedukasi kepada masyarakat agar selalu menjalankan protokol kesehatan dalam rangka cegah tangkal penyebaran Covid-19 menuju adaptasi kebiasaan baru (AKB) serta menjaga dan merawat kampung tangguh lodaya yang sudah diresmikan kemarin sebagai sarana untuk mencukupi kebutuhan masyarakat,” tutur kapolres Cirebon kota melalui Iptu Ngatidja,SH.MH

Kapolsek Gunungjati, mengatakan dalam pencanangan wilayah perdesaan yang siap dan tangguh dalam menanggulangi penyebaran Covid-19 harus memiliki 4 aspek faktor ketangguhan dalam pencegahan serta penanggulangan Covid-19. “Diantaranya adalah ketangguhan informasi, ketangguhan keamanan, ketangguhan kesehatan dan ketangguhan sosial ekonomi (Pangan),” kata Akp Maman Suherman