Polres Cirebon kota Ungkap Kecelakaan di jalan Siliwangi Kota Cirebon

CIREBON KOTA (CIKO),: ” Saya pribadi dan atas nama kesatuan turut berduka cita yang sedalam dalamnya kepada pihak keluarga korban laka lantas, atas musibah kecelakaan (laka lantas) yang terjadi yang ber akibat meninggalnya seseorang. Kami dari pihak kepolisian khususnya unit penyidik laka lantas akan menindak lanjuti perkara laka lantas ini dengan profesional dan juga tidak akan menutup nutupi fakta-fakta yang ada terkait perkembangan penyidikan tindak pidana kecelakaan lalu lintas yang terjadi di wilayah hukum polres cirebon kota ini ” ungkap Kapolres Cirebon Kota ( Ciko ) AKBP Syamsul Huda, S.Ik, SH, M.Si melalui kasat lantas AKP Fitra Zuanda, S.iK. di sela sela rapat kerja dengan PJU.

Seperti diketahui bahwa beberapa hari yang lalu telah terjadi insiden kecelakaan lalu lintas Jl. Siliwangi depan RS. Sumber Kasih Kel. Kebonbaru Kec. Kejaksan Kota Cirebon , pasalnya terjadi kecelakaan lalu lintas yang melibatkan Kendaraan minibus Pajero Sport No. Pol E-1270-LM dengan kendaraan minibus Daihatsu Sigra No. Pol E-1447-CM dan Becak. yang mengakibatkan dua korban yang meninggal dalam perawatan Pengemudi Becak an. SUBRATA, dan Pengemudi kendaraan minibus Daihatsu Sigra No. Pol E-1447-CM an. ULUL JAMAL TUTUKA.

Kasat Lantas Polres Cirebon Kota AKP Fitra Juanda S,Ik membenarkan adanya kejadian tersebut. Fitra mengatakan kejadian kecelakaan lalu lintas yang menewaskan penarik becak itu terjadi sekitar pukul 03.30 WIB, Rabu (18/3/2020). Saat itu, Subrata dan penarik becak lainya tengah mangkal di bahu kiri Jalan Siliwangi Kota Cirebon.

lebih lanjut, minibus yang dikendarai oleh R melaju dalam kecepatan tinggi tiba-tiba menabrak minibus lainnya, yang saat itu tengah berhenti di bahu kiri jalan.

“Setelah menghantam minibus yang sedang terparkir, kemudian menabrak tukang becak atas nama Subrata yang sedang berhenti di bahu jalan,” jelasnya

Dalam kesempatan terpisah Kapolres Cirebon Kota AKBP Syamsul Huda, S.Ik, SH, M.Si melalui Kasubag Humas Iptu Ngatidja, SH, MH menegaskan ” Pelaku penabrakan tersebut akan di proses secara hukum yang berlaku, perkara laka lantas ini secara profesional sesuai dengan SOP dalam penanganannya mengacu pada Perkap No. 15 Tahun 2013 tentang Tata Cara Penanganan Kecelakaan Lalu Lintas. tegasnya Iptu Ngatidja