Polres Ciko Ungkap Empat Pengedar Sediaan Farmasi tanpa Izin edar

Di awal Jabatannya Kapolres Cirebon Kota ( Ciko ) AKBP Syamasul Huda S,Ik SH M.Si melalui Sat Narkoba berhasil Mengungkap sejumlah Kasus peredaran Narkoba Polres Cirebon Kota  ( Ciko) Konfrensi Pers Selasa ( 10/03/2020) yang digelar di Mapolres Cirebon Kota.

Dijelaskan Oleh Waka Polres Cirebon Kota ( Ciko ) Kompol Marwan Fajrin S.Ik M.Ik mewakili Kapolres Cirebon Kota ( Ciko ) di dampingi Kasat Reserse Narkoba Polres Cirebon Kota ( Ciko ) Iptu Arif Zaenal A SH MH dan Kasubbag Humas Polres Cirebon Kota ( Ciko ) Iptu Ngatidja SH MH saat Konfrensi Pers dengan Para awak media ” bahwa pengungkapan kasus obat-obatan Tanpa Ijin edar di antaranya dengan Tersangka D, warga Surakarta Kec.Suranenggala Kab. Cirebon di sita dengan Barang bukti : 2.108 (dua ribu seratus delapan) butir pil jenis Trihex dan 8.400 (delapan ribu empat ratus) butir pil jenis Dextro,

SN, (42) Dawuan Kec. Plumbon Kab. Cirebon di sita dengan barang bukti : 39.000 (tiga puluh sembilan ribu) butir pil jenis Trihex dan 50.000 (lima puluh ribu) butir pil jenis Dextro.

E, (29 ) warga Plumbon Kab. Cirebon di sita dengan barang bukti : 5000 (lima ribu) butir pil jenis Trihex.

P, ( 29) Kel. Mundu Pesisir Kec. Mundu Kab. Cirebon di sita dengan barang bukti : 448 (empat ratus empat puluh delapan) butir pil jenis DMP.

KOMPOL Marwan Mengatakan Saat Konfrensi Pers ” Para pelaku mengedarkan Obat-obatan sedia farmasi tersebut dijual dari orang per orang dengan sasaran remaja,”

di tambahkan Barang yang dijual berasal dari Jakarta. “Barang bukti yang disita nilainya mencapai 100 juta rupiah,” jelasnny Kompol Marwan

Para Pelaku akan di  jerat dengan pasal Tindak Pidana penyalahgunaan obat sediaan farmasi tanpa ijin edar pasal 197 UU No.36/2009 dengan ancaman 5 (lima) tahun kurungan penjara