Ops Libas, Polres Cirebon Kota Amankan 31 Tersangka Kejahatan Jalanan

Dalam rangka operasi Libas Lodaya Tahun 2017, Kepolisian Resor Cirebon Kota berhasil mengamankan 31 tersangka pelaku kejahatan jalanan (Streetcrime) terhadap para pelaku yang sudah menjadi TO (Target Operasi).

Dari 31 orang tersangka diantaranya 22 tersangka berhasil diamankan jajaran Sat Reskrim Polres Cirebon Kota dan 9 orang tersangka  hasil pengungkapan Polsek-Polsek Jajaran Polres Cirebon Kota.

Kapolres Cirebon Kota AKBP Adi Vivid AB, S.Ik, M.Hum, M.S.M didampingi Waka Polres Kompol Jarot Sungkowo, SH, S.Ik dan Kasat Reskrim AKP Galih Wardani, S.Ik saat menggelar press release, Sabtu (09.12.2017) menjelaskan bahwa saat itu terjadi tindak pidana curas (Curanmor) dan team kami yang tersebar dilapangan langsung melakukan pengejaran terhadap 2 orang pelaku dan berhasil mengamankan 1 orang pelaku inisial “JJ” sementara pelaku inisial ‘B” melarikan diri.

Saat petugas melakukan pengejaran, pelaku “B” masuk kedalam perkampungan Desa Srengseng-Krangkeng Kabupaten Indramayu dan meneriaki maling kepada petugas sehingga massa keluar dan petugas melakukan tembakan peringatan keatas namun massa tetap merangsek sehingga petugas memutuskan keluar dari kampong tersebut dengan resiko 1 pelaku kabur.

Setelah team mundur kami dapat informasi terdapat 1 korban dan beredar dilapangan terjadi penembakan yang dilakukan orang tidak dikenal. Ditegaskan Adi Vivid bahwa itu bukan penembakan akan tetapi itu peluru yang nyasar, itu situasional dilapangan tegasnya.

Namun demikian sebagai bentuk kepedulian dan kemanusiaan kemudian terhadap korban kita berikan pengoatan dengan membawa korban ke RS Gunung Jati dan dilakukan perawatan dan sebagai tanggung jawab moril, Polres Cirebon Kota memberikan pengobatan sampai korban sembuh.

Dari tangan tersangka diamankan empat mata kunci, letter T dan sepeda motor hasil kejahatan dimana pelaku juga merupakan residivis dan sudah 8 kali melakukan tindak pidana curanmor di wilayah hukum Polres Cirebon Kota.

Kapolres Cirebon Kota juga menghimbau kepada seluruh masyarakat agar lebih berhati-hati menjelang tahun baru, karena berdasarkan analisa dan evaluasi setiap akhir tahun aksi kejahatan itu pasti meningkat, karena dilihat dari sosiologis para pelaku kejahatan juga ingin menikmati tahun baru. Namun demikian dharapkan juga kepada masyarakat agar segera melaporkan kepada petugas kepolisian apabila terjadi dan menjadi korban kejahatan sehingga petugas kami dilapangan langsung beraksi, tegas AKBP Adi Vivid.