Polsek Cirebon Selatan Timur Gelar Reskonstruksi Kasus Abdul Majid

Kepolisian Resor Cirebon Kota melakukan rekontruksi kasus penganiayaan yang mengakibatkan korban Abdul Majid (23) seorang sopir angkot warga Desa Danareja, Kecamatan Margasari, Kabupaten Tegal hingga akhirnya meninggal dunia dalam perawatan di Rumah Sakit.

Rekontruksi kasus tersebut dilakukan langsung di TKP Jl.Gunung Agung Kel.Larangan Kota Cirebon, Jumat Siang (17.02) sekitar pukul 14.00 Wib dengan menghadirkan Tersangka pasangan suami istri “T” (32) dan istrinya “S’ (48).

Terdapat 24 adengan dalam rekonstruksi tersebut bermula dari cekcok mulut hingga terjadi perkelahian antara korban Abdul Majid dengan “T” yang akhirnya karena melihat “T” terdesak, “S” yang merupakan istrinya langsung turun dari mobil angkot sambil membawa kunci dongkrak dan langsung memukul korban pada bagian kepala.

Kapolres Cirebon Kota AKBP Adi Vivid AB, S.Ik, M.Hum, M.S.M melalui Kapolsek Cirebon Selatan Timur Kompol Suwitno yang memimpin jalannya rekonstruksi menjelaskan bahwa rekonsruksi ini dilakukan untuk melengkapi berkas perkara dan dari 24 adengan rekonstruksi ini sesuai dengan keterangan dari para pelaku, “Ini sesuai dengan keterangan dari pelaku, artinya antara keterangan yang disampaikan kepada penyidik dengan pelaksanaan rekonstruksi sudah pas, tidak ada tambahan adegan”.

Korban sendiri meregang nyawa sehari setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit dan dari hasil otopsi yang dilakukan tim dokter di RS Bhayangkara Losarang Indramayu, ditemukan pendarahan dikulit kepala bagian dalam kepala sebelah kiri belakang telinga kiri, retak pada tulang tengkorak sisi kiri. Diduga kuat penyebab kematian korban adalah akibat kekerasan benda tumpul di kepala sehingga menyebabkan patah tulang tengkorak sisi kiri dan terjadi perdarahan yg menekan fungsi sistem saraf pusat (otak besar).