Kapolres Cirebon Kota Gelar Press Relase Pembunuh Abdul Majid

Pasangan suami-istri berinisial, T dan S keduanya warga Desa Pegagan Kidul, Kecamatan Kapetakan, Kabupaten Cirebon harus meringkuk di sel tahanan Polres Cirebon Kota, keduanya diduga melakukan penganiayaan hingga korbannya tewas.

Keduanya dibekuk oleh Sat Reskrim Polsek Cirebon Selatan Timur Resor Cirebon Kota setelah diduga kuat melakukan pembunuhan terhadap korban, Abdul Majid (23) seorang sopir angkot warga Desa Danareja, Kecamatan Margasari, Kabupaten Tegal.

“Kalau pengakuan pelaku karena masalah rebutan penumpang, pelaku sakit hati terhadap korban,” ujar Kapolres Cirebon Kota AKBP.Adi Vivid AB, S.Ik. M.Hum, M.S.M saat menggelar prees release di Mapolres Cirebon Kota. Sabtu (04/02).
Dua pelakunya yakni “T” (32) dan istrinya “S’ (48) ditangkap tak lama setelah kejadian, mereka dibekuk dirumahnya tanpa perlawanan, sementara motif perbuatan kedua tersangka tersebut karena terkait rebutan penumpang.

Pelaku menyerang korban diduga, karena sakit hati dan dendam, hal tersebut dipicu oleh masalah rebutan penumpang, karena korban dan pelaku sama-sama sopir angkot.

Disebutkannya, kejadian terseut berlangsung pada, Sabtu (28/01) sekitar pukul 16.00 WIB lalu di sekitar Perumnas Kelurahan Larangan, Kota Cirebon, tiba-tiba dihampiri oleh T dan terjadi adu mulut dan akhirnya berkelahi.

“Tersangka S melihat suaminya berkelahi dan terdesak, akhirnya turun dari mobil sambil membawa kunci dongkrak dan langsung memukul korban pada bagian kepala,” jelasnya, sesuai pengakuan kedua tersangka.

Peristiwa tersebut, langsung dilakukan penyelidikan dan mengarah kepada kedua pelaku, kemudian dilakukan pengejaran akhirnya berhasil ditangkap di rumahnya.