Polres Cirebon Kota Gelar Barang Bukti dan tersangka Tawuran antar Gengster

Kapolres Cirebon kota AKBP ROLAND RONALDY SH,S.Ik M.Pict M.Iss  menyampaiakn tawuran antar  geng  motor di jalan raya Katiasa kel. Kalijaga kec. Harjamukti mengakibatkan satu  korban meninggal dunia dari salah satu  kelompok tersebut senin  (06.01.2020 ) pada saat Konfrensi Pers  di Mapolres Cirebon Kota

 berawal dari  , Cirebon Gengster asal Kapetakan, melakukan komunikasi via media sosial dengan geng RUPS asal Pengung Kecamatan Harjamukti. dan terlibat aksi tawuran  dengan Kode  ” Q ” yang merupakan  kode tantangan Salah satu Kelompok Gengster  mengirim pesan kepada pihak lawan di jawab juga  dengan Kode ” Q ” yang berarti  menrima tantangan

Dari aksi tawuran  tersebut mengakibat kan korban  meninggal dari salah satu kelompok Gengster terkena senjata tajam dan hantaman batu

Anggota polsek yang piket Reskrim Selatan Timur yang mendapat informasi warga   datang ke lokasi  dan mengamankan Ketujuh pelaku yang berhasil ditangkap petugas, lima di antaranya masih di bawah umur. Kendati demikian, pihak Kepolisian Resor Cirebon Kota tetap tegas terhadap para pelaku yang sudah meresahkan masyarakat ini. Bagi para pelaku di bawah umur, polisi tetap memberlakukan UU No. 35/2014 tentang perlindungan anak.

Para pelaku dijerat dengan pasal 170 pengeroyokan dan pasal penganiayaan 351 ayat 3 yang mengakibatkan meninggal dunia dengan ancaman 15 tahun. Selain itu polisi juga memberikan pasal pemberatan 350 tentang perencanaan pembunuhan. Sebab, para pelaku sudah menyiapkan senjata tajam untuk aksi tawuran dengan kelompok Cirebon Gengster.

 polisi tegas akan mengusut kasus bentrokan dua kelompok yang menyebabkan dua orang tewas. Insiden meresahkan warga ini, polisi pun tak pandang bulu meski para pelaku rata-rata masih di bawah umur, Tegas AKBP Roland

pada saat Konfrensi Pers di gelar Barang Bukti  berupa senjata tajam dan batu  berikut para tersangka Aksi Tawuran antar  Gengster

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*