Polres Cirebon Kota Gelar Tabligh Akbar II ,Tangkal Radikalisme

Dalam rangka Menangkal Radikalisme Menuju Kondusifitas Pasca Pilkada Tahun 2018 serta mewujudkan Pemilu Presiden Tahun 2019 yang aman dan damai, Kepolisian Resor Cirebon Kota menggelar Tabligh Akbar II, Minggu (12.08) yang digelar di Mapolres Cirebon Kota dengan mubaligh KH. Mustofa Aqil Siradj (Pimpinan Pondok Pesantren Kempek Ciwaringin Kab.Cirebon).

Hadir langsung pada kegiatan tersebut Kapolres Cirebon Kota AKBP Roland Ronaldy, SH, S.Ik, M.Pict, M.Is, Kabag Bin Ops Binmas Polda Jabar AKBP Suminto, para PJU Polres Cirebon Kota, Ketua MUI Kota Cirebon KH Drs. Solihin Uzer, Wakil Ketua PWNU Bagian ll KH. Eman Sulaeman, Abah Anom, Majelis Bhaitul Ilmi Cirebon serta para jama’ah Wilayah Cirebon.

AKBP Roland dalam sambutannya menyampaikan masyarakat Cirebon terdiri dari berbagai macam latar belakang masyarakat karena di situlah ciri khas bangsa Indonesia di situlah ciri khas bangsa yang memiliki berbagai macam aneka ragam budaya, berbagai macam agama,  Suku bangsa dan lain sebagainya. Tentunya hal tersebut merupakan suatu hal yang memperkaya dalam ikatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Oleh karena itu saya selaku Kapolres Cirebon kota sangat mengharapkan dukungan dari bapak-bapak ibu-ibu semua untuk menjaga kondusifitas, kita saling menghargai sesama, saling menghargai kawan-kawan kita, tidak bisa melihat dari siapa dia, agama apa dia, suku bangsa apa dia,  yang sama yang kita harus lihat adalah bahwa mereka semua adalah makhluk ciptaan Allah SWT dimana kita

juga bersyukur bahwa masyarakat Cirebon kota ini masih mayoritas 75% menganut agama Islam, dimana dalam Islam kita diajarkan untuk saling menghargai baik muslim maupun agama lain.

Menjelang Pilkada atau Pileg dan Pilpres 2019 tentunya kami dari Polres Cirebon kota tidak bisa berdiri sendiri, tidak serta bisa bekerja sendiri. Kami mohon dukungan dari saudara-saudara semua untuk sama-sama kita menjaga kondusifitas yang ada di Kota Cirebon.

Kami mohon di hari ini kita menundukkan kepala, mengangkat tangan kita, mohon doa dari ibu ibu dan bapak-bapak semua semoga Kota Cirebon ini Aman, damai, kondusif dan senantiasa dilindungi oleh Allah SWT, jelas AKBP Roland.

Sementara dalam tausiyahnya KH. Mustofa Aqil Siradj menyampaikan bahwa Nabi Muhammad SAW juga sangat mencintai tanah airnya yaitu Makkah ketika Nabi di paksa untuk meninggalkan Makkah oleh orang Yahudi walaupun Nabi bisa melawan namun tetapi Nabi lebih memilih untuk meninggalkan dan menuju ke Madinah agar tidak terjadinya perpecahan.

Pada kesempatan tersebut juga dilakukan pemberian santunan dan penyerahan bingkisan kepada perwakilan anak-anak Yatim Piatu dari Ds. Purwawinangun Kab. Cirebon (Yayasan Fajar Hidayah).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*